21/08/11

Bertahun-tahun tak Diakui jadi Anak Cin Kun Min atau Muhammad Amin, Mualaf Memiliki Kisah Panjang


Hafiz Al Quran:  Cin Kun Min atau Muhammad Amin hanya butuh tiga tahun hafal 30
Meski kerap dipukul dan dikucilkan dari pergaulan, tak mematahkan semangat Cin Kun Min tetap belajar agama Islam. Rasa penasaran terus mengenal ajaran Islam terus bergelora dalam hatinya. Walau untuk belajar mengaji dan shalat harus dilakukannya secara sembunyi-sembunyi dari orangtuanya. Ia pun nekad memeluk Islam saat dirinya masih duduk di Sekolah Menegah Pertama, padahal kedua orangtuanya tak merestuinya. Cin Kun Min pun harus terusir dari rumah, dan tak diakui sebagai anak. Deraan cobaan itu tak menyurutkan semangatnya tetap memegang teguh agama yang baru saja diyakininya.

Sepintas penampilan pria satu ini terlihat sangat sederhana, pembawaannya tenang dan tutur katanya pun santun. Kitab Suci Al Quran terlihat berada dalam genggaman tangannya. Pria satu ini ternyata hafal Al Quran 30 juz. Wajah etnis Tionghoa jelas terlihat dari raut wajahnya. Pada Padang Ekspres, ia mempekenalkan namanya Muhammad Amin. Sehari-hari ia mengajar di Adzkia Taratak Paneh, Kiranji, Padang.

”Tak mudah berpindah keyakinan,” aku Amin memulai ceritanya. Tentangan terberat berasal dari keluarga sendiri. Orangtuanya sama sekali tak menyukai agama Islam. Keduanya menilai agama Kong Hut Chu terbaik, karena diwariskan leluhurnya.

Cin Kun Min atau Muhammad Amin mengenal Islam berawal dari  pergaulannya dengan karyawan orangtuanya. Cin Kun Min lahir dan dibesarkan di Gesek Kota Tanjungpinang. Di tempat kelahirannya itu, banyak etnis Tionghoa berdomisili di sana. Mereka hidup berdampingan dengan masyarakat berbeda agama. Antara warga saling menghormati dan kepercayaan masing –masing

Lokasi rumah Cin Kun Min sendiri persis bersebelahan dengan masjid. Lantunan ayat suci Al Quran dan suara azan terasa sangat indah terdengar di telingganya. Hatinya kian tersentuh seiring kumandang suara azan paling kurang lima kali sehari. Kala itu, Cin Kun Min baru duduk di kelas IV di SD  Negeri 143  Gesek  Tanjungpinang. Saat pelajaran agama di sekolah ia pun mengikutinya, walau  tak ada kewajiban baginya untuk mempelajari agama Islam. Di sinilah, lambat-laun Cin Kun Min memahami seperti apa Islam. Sang guru mampu menyajikan pelajaran secara sangat sederhana dan mudah dipahami.

”Guru bilang bahwa kenapa Islam harus menyembah Allah, karena Allah Yang Maha menciptakannya. Untuk apa harus menyembah orang yang tidak menciptakan kita? Kata-kata guru itu terus tergiang dalam ingatan saya. Otak saya mulai berpikir dengan agama yang selama ini saya anut. Sepulang sekolah saya tanyakan pada orangtua, kenapa kita harus menyembah Tepekong bukan Allah yang menciptakan manusia. Namun, jawaban orangtua tak bisa memberikam kepuasan terhadap batin saya,” ucapnya.

Pria kelahiran 28 Oktober 1964 ini menuturkan, orangtuanya meminta agar ia berhenti menanyakan pertanyaan seperti tersebut. Sang orangtua menekankan sang anak memeluk agama yang telah diwariskan leluhurnya. Jawaban orangtua tak membuat  Cin Kun Min merasa puas. Pemahaman yang diberikan guru agamanya di sekolah jauh lebih masuk akal dibandingkan penjelasan orangtuanya.

Cin Kun Min terus menggali ajaran Islam, termasuk kepada pekerja kebetulan bekerja dengan orangtuanya yang rata-rata beragama Islam. Umumnya merekan berasal dari perantau dan masyarakat Madura. Ia belajar sedikit demi sedikit soal ajaran Islam. Semakin banyak ia mengetahui, rasa ketertarikannya semakin tinggi. Ia pun secara sembunyi-sembunyi belajar mengaji dan shalat di masjid di lingkungan tempat tinggalnya. Namun, sepandai-pandainya Cin Kun Min bersembunyi, keluarganya akhirnya mengetahuinya.  

”Kakak saya datang  ke masjid dan memaksa saya pulang ke rumah. Kakak bilang kamu bukan Islam ngapain ke masjid. Saya dipukul dengan kayu sebesar lengan. Saking kesalnya, kakak memukul sekuat tenaganya. Anehnya, walau ia lelah memukul saya, saya tak merasakan sakit. Setelah kejadian itu, justru semakin menambah semangat saya untuk terus mengenal Islam,” ucapnya.

Ia terus melanjutkan aksinya mempelajari agama Islam. Biarpun ia harus berulangkali dipukul atas tindakannya tersebut. Akhirnya, Cin Kun Min dikucilkan dari  komunitasnya. ”Saya tidak ambil pusing. Lantunan ayat suci Al Quan terus terdengar indah di telinga saya. Rasa sakit dipukul dan dikucilkan sedikit pun tak membuat saya jera,” ucapnya.

Setamatnya SDN 143 Gesek  Tanjungpinang, orangtuanya menyekolahkannya ke Kota Tanjungpinang. Jarak rumah dan sekolah barunya sekitar  20 km. Dengan kondisi jalan berlobang kala itu, ia harus menempuh perjalanan selama 1 jam untuk sampai di sekolah. Melihat kenyataan itu, orangtuanya menitipkan Cin Kun Min pada rekan bisnisnya.

”Rekan bisnis ayah saya bernama  toke Yasun. Ternyata nasib baik justru berpihak pada saya, kebetulan di samping rumah toke Yasun ada juga masjid. Secara sembunyi-sembunyi saya belajar Islam di sana. Secara tak sengaja saya berkenalan dengan orang Lintau Batusangkar, namanya Erison Syarif. Dialah yang banyak membantu saya dalam menimba ilmu, termasuk ibu guru ngajinya bernama Hafzah,” tuturnya.

Keinginannya masuk Islam semakin kuat. Namun, ia belum memiliki keberanian masuk Islam. Sebab, jika ia masuk Islam, otomatis orangtuanya akan memukulnya lagi dan tidak akan membiayai sekolahnya. Waktu itu, ia hanya menceritakan keinginannya masuk Islam pada Erison Syarif.  Beruntung Erison mendukung niatnya memeluk Islam. Bahkan, Erison berjanji membiayai sekolahnya jika orangtuanya marah atas agama barunya tersebut.  

”Saya juga minta perlindungan dari orangtua angkat saya kepada Pak Erison itu. Alhamdulillah, beliau menjamin keselamatan saya dari kemarahan orangtua saya,” ucapnya. Waktu itu, Cin Kun Min masih duduk di kelas II SMP.

Berbekal tekad bulat, Cin Kun Min memutuskan pindah agama. Ia mengucapkan dua kalimat syahadat di Pengadilan Agama Tanjung Pinang dan mengganti nama dengan Muhammad Amin. Hanya dua hari rahasia itu  mampu ditutupinya, orangtuanya pun akhirnya mengetahui dan marah besar padanya. Orangtuanya mengusir dan  tidak lagi mengakuinya sebagai anak.

”Orangtua bilang saya bukan anaknya lagi dan tidak akan membantu sama sekali. Saya tak pernah lihat dia semarah itu. Saya hanya sedih melihat reaksi orangtua dengan agama yang saya anut. Tapi, tekad saya juga sudah bulat dan tidak akan mengubah pendirian,” katanya.

Sejak itu, orangtuanya tak pernah menegur atau pun bicara pada Cin Kun Min. Setelah tamat SMP, orangtua angkatnya mengajaknya tinggal di Lintau. Di sana ia bersekolah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Secara rutin ia selalu mengirimkan surat pada orangtuanya, namun tak satu pun surat darinya dibalas orangtuanya. Setelah tiga tahun ia di Lintau, barulah orangtuanya membalas suratnya.

”Alhamdulillah hati orangtua saya mulai tergerak walau tak sepenuhnya memberikan restunya pada saya. Setelah tamat MAN, saya melanjutkan sekolah di Sekolah Tinggi Pengembangan Ilmu Al Quran  (STPIQ) di Padang. Setelah tingkat II kuliah, saya pulang ke Tanjungpinang. Memang kala itu rasa cemberut masih ada di hati orangtua saya. Beliau masih belum bisa menerima saya masuk Islam,” ucapnya.

Tahun 1999, Cin Kun Min kembali pulang ke Tanjungpinang bersama anak dan istrinya. Waktu itu, terjadi perubahan sangat drastis dari orangtuanya. ”Sudah banyak perubahan orangtua terlihat, namun beliau masih belum dapat menerima saya sebagai muslim. Tahun 2004 saya kembali pulang kampung, kala itu saya memberanikan shalat dan mengaji di sana. Alhamdulillah, ternyata orangtua saya tak marah. Sekarang dari 12 orang keluarga saya, sudah ada 5 orang masuk Islam. Keinginan saya belajar Islam terus bergelora. Dalam waktu 4 tahun saya hafal 30 juz Al Quran. Allah telah memberikan saya hidayah begitu luar biasa. Sekarang saya bisa memetik hikmah dari buah kesabaran saya selama ini,” ucapnya.

Saat ini, menurut Cin Kun Min, orangtuanya sudah bisa memaklumi agama yang dianutnya. ”Memang butuh perjuangan yang panjang untuk mendapatkan restu orangtua.  Tak mudah memang, namun inilah perjalan hidup saya untuk bisa memeluk agama Islam yang saya dambakan,” ucapnya.
read more

wiritan agar bahagia didunia dan akhirat dan diberi kesuksesan.

assalamu'alaikum wr.wb.
kami akan memberi tahukan pada anda sekalian,wiritan wiritan yang sangat besar faidahnya,selain untuk keselamatan juga berhasiat untuk bahagia didunia dan diakhirat,
apabila anda sedang menemui kesulitan,wiritan ini juga bisa digunakan untuk memudahkan kesukaran dan untuk meraih kesuksesan,bacalah wiritan ini tiap tiap sesudah shalat fardlu,jangan lupa tawassul dulu,
yang pertama kepada nabi muhammad shallahu 'alaihi wa alihi wa sallam.
kedua pada keluarga dan shabatnya.
ketiga kepada guru guru kami,anda bisa lihat nama nama beliau di:BEBERAPA TOKOH YANG SAKTI MANDRA GUNA

lalu kepada guru anda dan orang tua anda.

1. اَسْتَغْفِرُاللهَ اْلعَظِيْمَ ....3x
2. لاَاِلٰهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهْ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ ... 3x
3. اَللّهُمَّ اَجِرْنَا مِنَ النَّارِ ...3x
4. اَللّهُمَّ اَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَاِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ وَاَدْخِلْنَا اْلجَنَّةَ دَارَالسَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَاذَاْلجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ
5. اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا اَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا رَادَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَاْلجَدِّ مِنْكَ اْلجَدُّ
6. سُوْرَةُ اْلفَاتِحَةِ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ ﴿١﴾ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٢﴾ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ ﴿٣﴾ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ ﴿٤﴾ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ﴿٥﴾ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿٦﴾ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ﴿٧﴾. أمِيْن
7. سُوْرَةُ اْلاِخْلاَصِ ...3x بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤﴾ ... (3)
8. سُوْرَةُ اْلفَلَقْ ...1x
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ﴿١﴾ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ﴿٢﴾ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ﴿٣﴾ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ﴿٤﴾ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ﴿٥﴾
9. سُوْرَةُ النَّاسِ ...1x
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ﴿١﴾ مَلِكِ النَّاسِ ﴿٢﴾ إِلَـٰهِ النَّاسِ ﴿٣﴾ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ﴿٤﴾ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ﴿٥﴾ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ﴿٦﴾
10. اٰيَةُ اْلكُرْسِى...1x
وَاِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَاحِدْ ، لاَاِلٰهَ اِلاَّ هُوَ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم ، اَللهُ لاَاِلٰهَ اِلاَّ هُوَ الْحَيُّ اْلقَيُّوْمُ ، لاَتَأْخُذُهُ سِّنَةُ وَلاَ نَوْمُ ، لَهُ مَا فِى السَّمٰوَاتِ وَمَا فِى اْلاَرْض ، مَنْ ذَاالَّذِى يَشْفَعُ عِنْدَهُ اِلاَّ بِاِذْنِهِ ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ، وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْئٍ مِنْ عِلْمِهِ اِلاَّ
بِمَاشَاءَ ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوَاتِ وَاْلاَرْضََ ، وَلاَ يَؤُدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ اْلعَلِيُّ اْلعَظِيْمُ .

للهِ مَا فِى السَّمٰوَاتِ وَمَا فِى اْلاَرْضِِ، وَاِنْ تُبْدُوْا مَا فِى اَنْفُسِكُمْ اَوْتُخْفُوْهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ الله ، فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ ، وَاللهُ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْر.

أٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَا اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَاْلمُؤْمِنُوْنَ ، كُلٌّ أٰمَنَ بِااللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ، لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ، وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ اْلمَصِيْرُ ، لاَيُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا اِلاَّ وُسْعَهَا ، لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَااْكتَسَبَتْ ، رَبَّنَا لاَ

تُؤَاخِذْنَا اِنْ نَسِيْنَا اَوْ اَخْطَأْنَا ، رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ، رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ .

11. شَهِدَ اللهُ اَنَّهُ لاَاِلٰهَ اِلاَّهُوَ وَاْلمَلاَئِكَةُ وَاُوْلُواْلعِلْمِ قَائِمًا بِااْلقِسْطِ لاَاِلٰهَ اِلاَّهُوَ اْلعَزِيْزُ اْلحَكِيْمُ ، اِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَاللهِ اْلاِسْلاَمُ قُلِ اللّهُمَّ مَالِكَ اْلمُلْكِ تُؤْتِى اْلمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزَعُ اْلمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ اْلخَيْرُ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْئٍ
قَدِيْرٌ ، تُوْلِجُ اللَّيْلَ فِى النَّهَارِ وَتُوْلِجُ النَّهَارَ فِى اللَّيْلِ وَتُخْرِجُ اْلحَيَّ مِنَ اْلمَيِّتِ وَتُخْرِجُ اْلمَيِّتَ مِنَ اْلحَيِّ وَتَرْزُقُ
مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابْ
namun sebelumnya,tolong izin dulu,dengan meninggalkan komentar anda,dan menyebutkan nama asli anda,setelah kami jawab baru anda bisa mengamalkannya,dan lebih afdlalnya anda bisa mendatangi guru kami,karna dengan ijazah yang benar,anda akan sukses dengan kesuksesan dari ALLAH SWT.semoga ini bermanfaat buat kita semua.amin.wassalamu'alaikum wr.wb.
dikirim oleh:ustadz muhammad SASPRO (satuan santri probolinggo)
read more

BEBERAPA TOKOH YANG SAKTI MANDRAGUNA

pada masa dulu hampir semua kiyai,dan putra kiyai sangat sakti,ada yang tersohor kemana mana,ada juga yang tidak,namun kesaktiannya tidak bisa diragukan lagi,dan benar benar sakti mandraguna.
apalagi kisah kisah para awliyaullah,semuanya memang sudah dilengkapi dengan karomah karomah yang menakjubkan.
saya akan beritahu anda siapa saja tokoh tokoh sakti yang ilmunya mengalir kepada kami.
1.KH.UMAR ADDAWHANI
seorang waliyullah yang mulai kecil sudah ditakuti oleh semua jenis besi,berguru pada KH.MAKSHUM,masih saudara dengan KH.HASAN.
profil lengkap dan kisahnya kami tidak bisa memostingnya,dikarenakan masih belum mendapat izin dari keturunan beliau.
2.KH.HASAN
profil dan kisahnya anda bisa lihat disitus PONDOK PESANTREN ZAINUL HASAN.
3.KH.AHWARUDDIN ADDAWHANI
putra dari dari KH.MAKSHUM menantu dari KH.UMAR.profil lengkapnya kami masih belum bisa memostingnya juga.
4.KH.MUHAMMAD KHAZINUDDIN ADDAWHANI putra dari KH.AHWARUDDIN
profil dan kisahnya belum bisa kami posting juga.
5.KH.AHMAD SIROJ MUNIR putra dari KH.MUHAMMAD KHAZINUDDIN.
profil lengkapnya kami belum bisa memostingnya juga.
6.K.M.MUGHITS putra dari KH.AHMAD SIROJ MUNIR
profil lengkapnya kami masih belum bisa memostingnya,
mungkin anda bisa lihat disitus PONDOK PESANTREN SIROJUL ISLAM dan PONDOK PESANTREN NURUL KARIM.
7.KH.MAKSUM JAUHARI (GUS MAKSUM) profil lengkapnya kami masih belum bisa memostingnya,anda bisa lihat di situnya PONDOK PESANTREN LIRBOYO.
8.KH.KHATIB ANSHARIY
profil lengkapnya kami masih belum bisa memostingnya juga.
9.K.AS'ADI
profil lengkapnya kami masih belum bisa memostingnya.

buat anda yang satu guru dengan kami,kami ucapkan salam kenal dan doakan kami,semoga kami selalu mendapat tambahan hidayah dan ma'unahNYA AMIN.
kiriman dari: ustadz muhammad.SASPRO (satuan santri probolinggo)
read more

20/08/11

tentang saya (shahib)

assalamu'alaikum wr.wb.
ayyuhal muslimun wal muslimat,semua saudaraku seiman yang dimulyakan ALLAH SWT.
perkenalkan nama saya shahibul asrar.saya pernah mondok ditiga pesantren.
namun sejak hampir keluar MA saya berhenti namun sampai sekarang saya masih sering mengikuti pengajian dibeberapa tempat,dan saya menekuni ilmu ilmu hikmah,mungkin karna saya sangat menyukai ilmu hikmah.
di tahun 2011 ini saya mengikuti khataman kitab hikmah lagi bersama beberapa teman saya,dan kami juga sering melihat lihat internet,dan banyak sekali saya temui di internet pendidikan dan keterangan dalam ilmu hikmah  yang salah.
dalam ilmu ilmu syari'ah dan bacaan ALQUR'AN DAN HADITS pun banyak sekali yang salah,baik masalah penguraiannya maupun penulisannya,maka dari itu saya ikut terjun kedunia blogger untuk mengamalkan ilmu yang saya punya,semoga saja amal saya ini bermanfaat buat saya dan semua kaum muslimin.
apabila anda mempunyai pertanyaan baik itu dalam hal ilmu hikmah,syari'ah maupun qiro'atul qur'an,silahkan tinggalkan pertanyaan anda disini atau di forum saran dan komentar,saya akan membantu semampu saya,namun kalau saya tidak bisa memberi jawaban mohon di maklum karna saya juga masih belajar dan masih banyak kekurangan.
mungkin sedikit tentang saya ini sudah cukup,mohon maaf apa bila ada hal yang kurang berkenan di hati anda,atau apabila ada postingan saya yang kurang shahih,afwan katsiron.
wassalamu'alaikum wr.wb.
klik wajib anda baca
read more

19/08/11

forum tanya jawab (1)

assalamu'alaikum wr.wb.
bagi yang ingin bertanya saya persilahkan
apabila saya bisa saya akan memberi jawaban
dan gunakanlah kalimat yang baik dan gampang difaham,jangan disingkat atau menggunakan huruf besar.
mohon anda juga membaca artikel "WAJIB ANDA BACA"
terimakasih wassalamu'alaikum wr.wb.

read more